SUDAH SIAPKAH KITA MENERIMA ISTILAH “INJEKSI”

Sebenarnya apa sehh injeksi itu?, injeksi adalah teknologi yang digunakan dalam sistem pembakaran yg bekerja secara elektronik maupun sensor untuk meningkatka efisiensi pembakaran pada mesin.
Lalu bagaimana sistem ini bekerja ?..sistem injeksi ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
A. Sistem bahan bakar
B. Sistem induksi udara
C. Sistem control electronik (ECU)

Apa keunggulan menggunakan injeksi ?….keunggulan teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi pembakaran pada mesin, tenaga yang dihasilkan lebih responsif, mesin lebih halus, lebih tahan terhadap suhu yg ekstrem, lalu yang pasti lebih ramah lingkungan.

Lalu sudah siapkah kita dengan penerapan teknologi ini ?, dalam penerapannya tidak mudah seperti membalik telapak tangan memang, karna kebanyakan masyarakat kita lebih memilih karburator ketimbang injeksi, karna mind set masyarakat kita yang berpandangan bahwa “karburator lebih mudah dalam perawatan, Karburator lebih mudah di setel/setting, karburator lebih murah ketimbang injeksi”. Mind set inilah yang musti dirubah, yang pasti tidak aka mudah dan sudah pasti akan banyak pro kontra dalam hal ini.

Tapi apa bisa masyarakat kita menerima teknologi ini, untuk menerimanya bisa saja tapi butuh waktu 1 – 2 tahun, dengan cara menyeragamkan unit produk yg diproduksi dengan menggunakan sistem injeksi. Artinya jangan mengeluarkan sebuah farian dengan menggunakan 2 teknologi berbeda, ada yang menggunakan karburator dan ada yang menggunakan injeksi. Jika begitu maka kemungkinan orang akan memilih sitem karburator, karna mindset tadi yang membuat karburator lebih menjadi pilihan untuk sebagian orang.

Mungkin untuk mereka yang “melek teknologi” injeksi bukanlah masalah, tapi bagaimana dengan mereka yang kurang memahami istilah “injeksi” itu sendiri. Contoh kebetulan dilingkungan saya, saya kenal dengan hampir seluruh tukang ojek . Saya ngobrol dengan mereka ada berapa banyak seeh yg menggunakan farian dengan teknologi injeksi ?…”tidak ada” kesemua menggunakan karburator. Alasannya seperti pada penjelasan diatas, lebih mudah perawatan, harga lebih murah, gampang utak atik sendiri, palagi hampir kesemuanya mempercayakan tunggangannya ke bengkel pinggir jalan, bukan keberes atau bengkel resmi.

Lalu apa gunanya beres atau bengkel resmi?…kebanyakan orang kita mempercayakan bengkel resmi saat usia motor masih baru hehehe (masih dapet gratisan serfis sama oli gratis), setelah itu yah kebengkel pinggir jalan, lebih murah dan sudah mengenal sang mekanik. Lalu apakah bengkel resmi sudah siap dengan penerapan teknologi injeksi….saya rasa blm semua bengkel resmi siap dengan teknologi ini.

Jika dilihat penjualan pada pabrikan sepeda motor yang mengeluarkan satu farian dengan menggunakan 2 teknologi ini, ternyata farian dengan menggunakan “karburator ” masih lebih moncer ketimbang injeksi. Lalu kenapa VIXION bisa moncer ?…karna vixion memang menggunakan injeksi sejak lahirnya. Lalu bagai mana jika vixion dikeluarkan dengan menggunakan 2 teknologi tersebut secara bersamaan ?…mungkin ceritanya akan lain.

Merubah mindset tidaklah mudah, butuh waktu untuk itu agar masyarakat kita familiar dengan istilah “injeksi” yang sudah terkadung mengharamkan “injeksi” dan lebih memilih karburator untuk situnggangan, lha wong vixion yang sudah jelas jelas injeksi saja masih ada yg ngerubah ke karburator hahahaha…..jadi penerapan teknologi ini juga jangan setengah setengah, apa lagi penerapan tentang regulasi euro 3 yang tinggal 2-3 tahun lagi ,yang otomatis motor diharuskan menggunakan sistem injeksi. Yah seperti pada judul diatas SUDAH SIAPKAH ANDA DENGAN TEKNOLOGI INJEKSI ?

Monggo bro sekalian di share ? 🙂

Iklan

Penulis:

Ayah satu anak, bikers who love music so much, pegawai and bla bla bla bla

11 tanggapan untuk “SUDAH SIAPKAH KITA MENERIMA ISTILAH “INJEKSI”

  1. memang butuh waktu.
    tapi kalau semua pabrikan menerapkan injeksi, mau gak mau kita harus siap.
    seperti era 2tak dulu yg lama2 diganti dengan 4tak..
    tinggal bagaimana pihak pabrikan dalam mengedukasi ke publik & juga mekanik.

  2. Belum lagi pake VVT (di suzuki) ato VVTi (di Toyota) ato Vtec (di Honda) ya Bro….

    Dulu jg org lebih suka pake platina mas bro. Disitu karakter mesin sampe batas tertentu bisa dicari sesuai selera. Saat CDI kemudian nongol, gak bs distel, harus terima apa adanya, kalo rusak harus ganti segluntung, ya gubrak…!!
    Sekarang C70 di jogja malah pada pake CDI. Malas orang beli motor pake platina. Repot harus stel-stel… anggapan org tentang modul CDI terbalik.

    Gimana dg injeksi….? Masih pesimis?????
    Kita cuma belum terbiasa! (seperti halnya membiasakan diri ke MS Word dari mesin ketik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s