SAMPAI KAPAN SUZUKI INDONESIA AKAN BERGANTUNG PADA SANG “SATRIO” (SATRIA) ?

Saat pertama mengaspal di indonesia tercinta ini, sekitar awal tahun 97an, satria menggendong mesin 2 tak berkubikasi mesin 120cc. Tak dapat dipungkiri motor ini dikenal sebagai bebek super hehehe….ajib. Lha wong bisa mencapai 13.5ps @8000 rpm, di lengkapi pula dengan cakram depan dan belakang, yang mana pada saat itu bebek blm populer dengan sistem pengereman menggunakan cakaram di roda belakang.

Motor ini cukup disegani kala itu, karna memang suzuki menelurkan motor ini sebagai platform motor bebek underbone. Bahkan kehadiran motor ini cukup bisa membenamkan motor dari pabrikan sebelah yang bergenre 2tak juga seperti halnya satria 120ru ini. Bisa dibilang sebagai salah satu pelopor “mesin tegak” pada bebek underbone weleh weleh…..cukup mumpuni kala itu. Seiring berjalannya waktu, regulasi tentang pembatasan mesin 2 tak, motor ini pun berganti menjadi suzuki rider yang belakangan menjadi penerus generasi suzuki satria.

Pada kisaran tahun 2005 Suzuki raider atau suzuki satria pun di plot untuk menggantikan generasi satria 120ru 2tak, dengan mengusung mesin 150cc, dapat memuntahkan tenaga sebesar 16ps @9500rpm. Motor ini pun dikenal sebagai bebek tercepat wus wus wus……

Satria kini terhitung tidak muda lagi, penjualan motor ini pun menjadi salah satu tulang punggung penjualan suzuki indonesia, bisa dibilang farian terlaris yang dapat dijual oleh suzuki indonesia, minim iklan, minim gembar gembor, tp penjualan tokcer.

Tapi mau sampai kapan suzuki indonesia bergantung pada farian ini ?….Apa lagi kabarnya pabrikan tetangga sebelah sedang mempersiapkan farian bebek sport terbaru, yang kemungkinan akan menjadi rival si “satrio” ini. Suzuki harus mencari jalan keluar terbaik untuk sang farian, menyegarkannya saja saya rasa tidak cukup, menyuntikan teknologi injeksi pun saya rasa belum cukup.

Kalau kita melihat realita, nama besar pabrikan tetangga sebelah bisa dibilang lebih superior ketimbang suzuki, maka kemungkinan sang “ksatria” ini bisa terkena dampaknya dalam hal penjualan. Mungkinkah perombakan besar untuk sang “ksatria” ?, Suzuki jangan hanya bergantung pada satia, harus ada jalan tengah, mungkin kah dengan menelurkan farian sport 150cc. Karna disini hanya suzuki yang tidak memiliki farian sport 150cc selepas “kepergian” FXR.

Merombak “ketergantungan” suzuki terhadap farian satria fu, mutlak diperlukan untuk memaksimalkan penjualan suzuki kedepan, dengan kata lain….memecah konsentrasi tentang farian bebek sport terbaru yang akan dikeluarkan pabrikan sebelah.

Monggo saran dan maskannya mas brooo…. 🙂

Iklan

Penulis:

Ayah satu anak, bikers who love music so much, pegawai and bla bla bla bla

12 tanggapan untuk “SAMPAI KAPAN SUZUKI INDONESIA AKAN BERGANTUNG PADA SANG “SATRIO” (SATRIA) ?

  1. gambar no.1, merupakan the best underbone 2 stroke engine, desain yg sempurna (menurut ane pribadi), dan dengan value for money terbaik buatan suzuki.

  2. fotonya kurang 1 , yg satria 1st edition, lampu depan model kotak kayak szk tornado,
    Fu msh laku scr rasio bobot:pwer yg kecil dan desain cukup baik dari mtr szk type lainnya. Kalo segmen Fu digempur hnd dg next cs1 ato apalah, apa g tambah turun ms nya

    1. hehehe iya bro, emang ngak dimasukin, maksudnya secara garis besar aja kok…..nah itu dia masalahnya, berani ngak suzuki berbuat sesuatu

  3. bos, dulu pernah liat tiara di jual di dealer tahun segitu kalo ga salah, waktu ane servise si Crypton. spec kayaknya si seimbang ma yang 120R

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s