PROGRAM RAMADHAN SUZUKI

08062017-Car-Suzuki-PRJ_03-640x383

Perhelatan Jakarta Fair dibulan Ramadhon menjadi momen yang spesial untuk Suzuki Indonesia, di ajang ini konsumen pun bisa mendapatkan keuntungan dari program program penjualan di Booth Suzuki di ajang Jakarta Fair. Nah untuk Roda 4 Suzuki misalnya ada program yang bertajuk  ‘GEMPITA RAMADAN’. Program ini berlangsung selama perhelatan ajang Jakarta Fair. Melalui program tersebut, konsumen Suzuki R4 bisa mendapatkan keuntungan seperti hadiah langsung berupa e-Money senilai Rp 1 juta, dan juga ditambah dengan DP Ringan serta cicilan mulai Rp 50.000/hari. Dan tidak hanya itu, Suzuki juga memberikan hadiah hadiah menarik lainnya, seperti setiap pembelian SX4 S-Cross akan mendapatkan kaca film premium. Sedangkan untuk setiap pembelian New Ertiga akan mendapatkan Roof Rack atau Cargo Carier yang akan menambah kenyamanan  berkendara  dan membuat New Ertiga ‘Makin Mengerti Keluarga’, tak ketinggalan setiap pembelian New Ertiga Diesel Hybrid para konsumen juga akan mendapatkan Free Service 80.000KM atau 4 Tahun. Sementara itu bagi para peminat Wagon R GL dan GS akan mendapatkan hadiah berupa voucher belanja.

Sedangkan untuk konsumen Roda 2, Suzuki memberikan program ‘SEMARAK RAMADHAN’ , diprogram ini konsumen diberikan kemudahan oleh Suzuki Indonesia untuk memiliki sepeda motor dengan uang muka mulai dari Rp 600.000,- dengan cukup mengeluarkan uang tanda jadi sebesar Rp 100.000,-. Nah bagi para konsumen yang membeli sepeda motor di boothnya Suzuki Indonesia, maka konsumen tersebut berhak membawa pulang hadiah langsung berupa tas backpack Limited Edition SUZUKI ECSTAR dan juga perlengkapan sepeda motor. Dan jika si konsumen membeli produk Suzuki Satria Fu Fi, maka konsumen tersebut berhak membawa pulang hadiah tambahan berupa jaket modis, jaket bober ala pak Jokowi hehehe, nah penawaran menarik bukan, so kapan lagi….yo mariii di sambangi booth Suzuki nya mas bro 😀  .

img_0487

SUZUKI MERIAHKAN AJANG JAKARTA FAIR 2017

line-mobil-suzuki-di-prj-2017_20170609_102642

Untuk kesekian kalinya Suzuki turut serta dalam memeriahkan PRJ atau Pekan Raya Jakarta 2017, yang akan berlangsung sejak 8 Juni hingga 16 Juli 2017. Suzuki sendiri mengambil tempat di area open space seluas 800m2. Booth yang dihiasi dengan warna biru dan putih ini hadir dengan tema “Urban Sport”.  Suzuki hadir dengan membawa line up terbaik mereka, baik itu dikelas roda 4 maupun roda 2, dan taklupa Suzuki marine sebagai ujung tombak untuk bermain dikelas mesin tempel, biasa digunakan pada kapal laut. Suzuki memboyong 30 unit motor dan 11 unit mobil.

Jakarta Fair Kemayoran 2017 merupakan ajang potensial bagi Suzuki untuk mendekatkan produk kepada konsumen. Dengan keikut sertaan Suzuki di JFK 2017 selama Bulan Ramadhan dan setelah Lebaran diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Kami optimis dan menargetkan penjualan Suzuki mobil selama PRJ sebanyak 1000 unit,” ungkap 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Setiawan Surya.

Untuk line up roda 4, Suzuki membawa produk produk seperti Suzuki Ignis, jagoan baru Suzuki dikelas small SUV, dan merupakan sebuah produk yang sedang naik daun belakangan ini. Berikutnya, mobil favorite keluarga Indonesia R3 diesel hybrid dan juga new R3 Dreza. Lalu line up juga diisi oleh Suzuki Ciaz, Suzuki SX4 S-Cross, Karimun Wagon R, APV New Luxury dan juga New Carry Pick Up. Line up komplit Suzuki Indonesia dikelas R4, mantaaabbb.

Real Booth Luar Suzuki

Sedangkan untuk dikelas R2, Suzuki menghadirkan motor motor andalam nereka seperti di antaranya adalah Suzuki All New Satria F-150, New Smash FI dan tak ketinggalan motor sport terbaru dari Suzuki yaitu GSX-R150 dan juga GSX-S150. Selain itu pada hari kedua perhelatan Jakarta Fair 2017, Suzuki juga akan merilis 2 model motor skutik baru penuh gaya yang siap diluncurkan dan siap menemani aktifitas kaum muda sehari-hari. Nahhh apa sajakah line up motor terbarunya nanti….monggo disimak terus mas bro hehehehe.

 “Suksesnya popularitas Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 di Indonesia meningkatkan semangat kami untuk memberikan lebih banyak keuntungan bagi calon konsumen. Yang paling utama di Jakarta Fair 2017 ini adalah perpanjangan harga perkenalan Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 serta penambahan line-up model di kelas skutik entry level. Kami yakin produk-produk Suzuki mampu memikat hati dan memenuhi kebutuhan konsumen atas pilihan sepeda motor modern yang stylish, bertenaga dan efisien”yakin Sales & Marketing 2W Departement Head PT Suzuki Indomobil Sales, Yohan Yahya.

Taklupa juga, Suzuki menghadirkan line up moge andalan mereka, seperti Suzuki GSX 1300R Hayabusa si motor tercepat yang diproduksi masal, yang hingga kini masih menjadi idola speed freak di dunia. Lalu produk terbaru mereka dikelas superbike 1000cc lewat Suzuki GSX R1000, yang kini dikenal dengan motor 1000cc tercepat, dan sebagai best weight ratio dikelasnya hehehehe. Di kesempatan ini, Suzuki Marine Indonesia turut meramaikan jajaran produk unggulan Suzuki pada kali ini. Outboard motor yang menjadi andalan Suzuki  hadir dengan memamerkan DF300AP dan DF20A. Keunggulan mesin 4-tak yang ditawarkan diantaranya hemat bahan bakar dan ramah lingkungan ini menjadi pemikat banyak konsumen di Indonesia. Bukan hanya ragam produk yang ditampilkan Suzuki Indonesia dalam ajang JFK 2017, terdapat pula beragam hiburan dan kompetisi yang siap menemani para pengunjung diantaranya adalah GSX-S150 Wheelie Simulator Game yang bisa diikuti oleh seluruh pengunjung JFK 2017,  serta penampilan dari artis-artis ibu kota yang akan tampil menyemarakan suasana di booth Suzuki Indonesia. Mantebbbsss dahh ahhh.

WODER WOMAN YANG BIKIN PENASARAN

screening-bg

DC comic pun akhirnya merilis film super hero wanita lewat Wonder Woman, film yang didistribusikan oleh Warner Bros Pictures dan disutradarai oleh Patty Jenkins, dan diproduseri oleh nama nama yang beken seperti  Charles Roven (The Great Wall dan Warcraft), Zack Snyder (300 series dan Watchmen), Deborah Snyder (Justice League) dan Richard Suckle (S.C.O.O.B). Film Wonder Woman sendiri dibintangi oleh Gal Gadot, Chris Pine, Connie Nielsen dan beberapa nama lain. Film ini sendiri kabarnya memakan budget sekitar $100 – $120 juta, wuihhh uang yang banyak tuh hehehehe.

Film ini sendiri berlatar belakang perang dunia ke 2, yah karena film ini memang lebih menceritakan kilas balik perjalanan Diana si putri Amazon. Di film ini bagaimana menggambarkan kehidupan Diana dari kecil hingga akhirnya menjadi seorang super hero. Bagaimana ia dilatih digembleng sejak kecil untuk menjadi seorang pejuang yang akan dapat melindungi penduduk Amazon dari tangan tangan jahat. Alur ceritanya terbilang simple, tapi special effect pada film ini emang ruar biasa, toplah menurut saya. Film ini menggambarkan bagaimana Diana si super hero cantik ini bertempur sendiri digaris depan melawan tentara jerman. Jika saya gambarkan, mungkin ini adalah penggambaran fersi Rambo perempuan hahahahaha (just my opinion). Di film ini yang paling saya nikmati adalah, melihat lekak lekuk tubuh Gal Gadot di dalam balutan kostum Wonder Woman, meskipun ada pro dan kontra tentang maaf, bentuk dada Gal Gadot yang untuk sebagian orang dinilai kekecilan hahahaha….thats silly thing.

Film yang menggambarkan seorang putri Amazon, yang kemudian bergambung secara tidak resmi dengan agen mata mata Inggris, dan jatuh cinta dengan agen tersebut yang bernama Steve Trevor (Chris Pine). Bla bla bla agen tersebut menemukan bahwa Jerman sedang membuat sebuah senjata kimia, bla bla bla bla Gal Gadot sebagai seorang Putri Amazon menjadi Wonder Woman menyerang ke garis depan sendirian menghancurkan banyak tentara Jerman seorang diri…seperti yang saya katakan di atas mirip seperti film Rambo tapi dengan tampilan feminin yang aduhai. Buat saya sendiri Gal Gadot yang memerankan karakter sebagai Diana si Wonder Woman terlihat mengalir, mungkin saya tidak terlalu memperhatikan bagaimana karakter si Putri Amazon tersebut karena saya lebih fokus saat Wonder Woman mulai beraksi hahahaha…..so buat yang penasaran tentang film ini, monggo dateng kebioskop, untuk menikmati keindahan tubuh Gal Gadot dalam balutan kostum Wonder Woman…buat saya ceritanya nomor sekian dah 😀  .

SETELAH MENGGUNAKAN SUZUKI ADDRESS SELAMA KURANG LEBIH 7 BULAN

15894630_10212053769566641_968574780176205376_n

Puassss…..itulah kata yang pas untuk menggambarkan, bagaimana impresinya setelah saya menggunakan Suzuki Address selama kurang lebih 7 bulanan. Skuter ini saya beli sekitar bulan oktober, tapi karena ada masalah dalam surat surat, alias no KTP saya ternyata ganda hahahaha….penduduk gelap, akhirnya saya harus mengurus dulu ke dinas kependudukan hingga akhirnya didapati nomor KTP asli saya. Dan akhirnya STNK dan plat nomorpun turun, setelah bersabar selama hampir 2 bulan hahaha….akhirnya keluar November akhir. Awalnya warna putih elegant yang saya inginkan, tapi ibu negara mintanya silver, biar mewah katanya meskipun harga pahe hehehee. So si Quick Silver ini lah yang jadi pilihan saya.

Nah impresi setelah kurang lebih 7 bulanan saya menggunakan Address, kenyamanan skuter satu ini emang jempolan, riding positionnya nyaman, terlebih untuk badan bertinggi sekitar 174-175 seperti saya, posisi badan tegak, posisi tangan ke arah stang pun tidak terlalu rendah, setipe dengan Hayate/Skywave menurut saya, kaki saya pun bisa nyaman menginjak dek bawah motor, dengkul juga leluasa bergerak, karena terdapat jarak dari dengkul ke arah dek depan. Tidak seperti motor kompetitor sejenis dimana posisi setang yang terbilang rendah dan jarak dengkul ke dek depan berasa sempit, bahkan mentok.

eu_box635x424

Yang saya suka dari skuter Address adalah bagasi yang luas, bahkan lebih luas ini menurut saya ketimbang Hayate/Skywave apalagi dibanding kompetitor hehehehe. Motor terbilang stabil dijalan, nyaman untuk meliuk liuk. Suspensi Address pun mendukung kenyamanan skuter satu ini, dan velg yang dibalut dengan ban ukuran 80/90 untuk depan dan 90/90 dibelakang, juga memiliki andil dalam meredam jalan dengan permukaan yang tidak rata atau bumpy. Untuk akselerasi Address terbilang yahud, diajak topspeed hayuuk, dibeberapa kesempatan saat lenggang di malam hari, saya beberapa kali bisa mendapatkan topspeed hingga 100km/jam dan menurut saya pribadi itu kondisi kayaknya udah mentok (jangan ditiru berbahaya).

IMG_5461

Dilihat dari segi design, Address emang caem, ngak kalah sama kompetitor, lha wong klo di lampu mere masih jadi perhatian huhuy. Jujur saja spion asli motor ini saya kurang suka, bentuknya terlalu tuwir, terlalu biasa hehehehe maaf yah, oleh karena itu saya menggantinya dengan spion milik Honda Supra 125, yang langsung pluck in dengan drat milik Suzuki Address. Skuter satu ini paling jarang saya temui kembarannya kecuali kalo lagi ketemu sama konco konco Addressia, baru dehh kembarannya buanyak hahahahaha. Tetapi ada kekurangan dari motor ini menurut saya yang paling menonjol, jok motor yang menurut saya agak gimana gitu, dibandingkan dengan milik Suzuki Hayate, jok Hayate masih lebih enak, meskipun permukaan jok Hayate agak licin huhuy merosootttt cuy. Nah jok Address ini jujur saja agak berasa keras, entah mungkin permukaan kulitnya yang kaku dan keras ataukah busanya, bingung. Tapi over all puasss itulah satu kata yang pass untuk si Quick Silver ini.

YAMAHA DAN SKUTIK GAMBOT

2016-Yamaha-G125YM-EU-Milky-White-Studio-001

Yamaha Nmax menurut AD adalah sebuah gebrakan jitu yang dilakukan oleh Yamaha dikelas skuter matik. Betapa tidak, saat harga harga matik ala maxi scooter dihargai paling tidak diatas Rp.30 jutaan, Yamaha lewat Nmax, berani membandrolnya diharga 27-28 juta rupiah, itu untuk fersi ABS, dan belakangan Yamaha melepas Nmax tanpa ABS yang dibandrol lebih murah, sekitar 24-25 juta rupiah. Nahhh siapa yang ngak kesengsem, perlahan tapi pasti penjualan Nmax melesat, laris manis bak kacang goreng. Yamaha memang jeli, disaat konsumen mendambakan matik bongsor, dengan mengandalkan kenyamanan, Yamaha langsung meresponnya dengan melepaskan Nmax.

Bukannya tidak ada matik model seperti Nmax, tapi seperti yang saya katakan diatas, matik model seperti itu, dilego dengan harga diatas 30 jutaan, so pasti banyak orang mupeng dengan hal itu, termasuk saya hehehehe. Nmax dengan cepat menjadi idola baru konsumen roda dua di tanah air kita ini. Tak puas dengan hanya mengandalkan Nmax, Yamaha pun meluncurkan serangan baru lewat si gambot Aerox 155. Matik gambot bergaya sport, dibekali dengan seabrek fiture, Aerox kini mulai menghiasi jalanan ibu kota. Strategi yang mengangkat nama Yamaha dikelas matik gambot. Differensiasi produk yang diciptakan Yamaha emang jempolan, saya akui mereka cukup lihai melihat pasar saat ini. Aerox sendiri digadang gadang memang di buat untuk meredam penjualan Honda Vario 150, yahh tentu saja untuk saya pribadi pasti lebih memilih Aerox ketimbang Vario 150 hehehehe.

0905_NVX_125_Blue_Metalic_002

Setelah Aerox, kini hadir pula matik premium handalan Yamaha dikelas 250cc, Yamaha Xmax. Lewat Yamaha Xmax, Yamaha kian merajai kelas matik premium. Yup inden yang mengular hingga 2000 unit, jelas bukan sesuatu yang sedikit untuk motor dengan harga 55 jutaan. Bahkan mungkin bisa menjadi ancaman bagi motor sport 250cc sob. Bagaimana tidak Xmax menjual tidak hanya kenyamanan yang tidak didapatkan pada motor sport, tapi juga seabreg fiture handalan. Demam Xmax melanda, tidak berlebihan memang, tapi memang itu kenyataannya. Lalu bagaimana dengan pabrikan lain yang memiliki produk sejenis, seperti SYM, Benelli atau pabrikan seperti Honda lewat PCX, atau Suzuki. Yang pasti matik gambot Yamaha adalah sebuah ancaman nyata bagi pabrikan pabrikan tersebut. Pabrikan pabrikan lain so pasti harus kompetitif guna dapat bersaing bukan. Setrategi mengacak acak ala Yamaha dikelas matik, emang jempolan. Strategi palu gada, apa lu mau gua ada. Kita nantikan kedepan, adakah kompetitor yang akan menyusul mengikuti strategi Yamaha.

2017_YAM_XMAX300_EU_MDNOM1_ACT_001_tcm280-672525-942x531

Strategi cantik Yamaha yang kini membuahkan hasil maksimal.

MELIHAT GSX S150 DARI KACAMATA BERBEDA

AndikaDiego20170126_0009

Sejak pertama diluncurkan, GSX S150 banyak menimbulkan pro kontra, dari masalah headlight hingga masalah jok belakang yang terpisah. Masalah yang sebenarnya ngak perlu diperdebatkan lha wong motor nyentrik cuma buat orang nyentrik. Motor naked, bukan sekedar naked tapi lebih bergaya pure sport. AD ingin melihat GSX S150 dari sisilain. GSX S150 merupakan fersi telanjang dari GSX R150 yang menggunakan fairing. Secara fisik hanya sedikit perubahan dari GSX R ke bentuk GSX S150, hanya terdapat beberapa perbedaan saja. Anggap saja GSX S150 merupakan bentuk lain dari GSX R150 atau fersi touring GSX R150 lah hehehe.

Nah ada anggapan bahwa bentuk headlamp GSX S150 jelek……yahh jujur aja pada awal ngeliat juga AD bernggapan demikian, tapi taukah sobat, perlahan anggapan itu hilang, bahkan sekarang AD menganggap bahwa tampilan headlamp GSX S150 malah berkesan sangar, lebih menunjukan kesan agresif, cirikhas tersendiri ketimbang milik kompetitor sekelas. Tidak terpaku pada bentuk headlamp yang begitu begitu saja bukan, seperti yang dijumpai pada CB 150 dan Vixion yang mana mohon maaf terkesan saling mendompleng. Headlamp GSX S150 tampil sebagai pembeda dari produk kompetitor. Tergantung kita melihat yah…apakah kita melihat produktersebut dari kaca mata konfensional atau out of the box, alias melihat dari sisi berbeda.

Ada juga yang mempermasalahkan tentang tempat duduk yang dibuat terpisah, “motor naked kok jok nya terpisah, sama aja bunuh diri” begitulah kalimat yang pernah saya dengar. Yah itulah ciri khas GSX S150. Jika konsumen menginginkan jok yang menyatu karena menurut mereka ingin lebih nyaman, yo ngak usah ambil GSX S150, yo ambil aja CB 150 or Vixion. GSX S150 cuma untuk yang mau tampil nyentrik sob. Lagipula apa yang salah dari jok terpisah, Kawasaki Z250 dan 250sl saja memiliki jok yang terpisah, Yamaha MT 25 saja joknya terpisah. So ngak ada yang salah dari GSX S150 jika menggunakan jok terpisah. Seperti yang saya katakan sebelumnya ini GSX S150, naked sport tulen, bukan sekedar naked bike biasa. Jika GSX S menggunakan jok menyatu, maka apa bedanya dengan CB150 atau Vixion toh, ngak punya ciri khas dong wokwokwokwok.

Dibilang sebagai produk bunuh diri…hahahaha lucu, urusan laku ngak laku urusan pabrikan lah, mereka pasti sudah menganalisa sejauh mana produkmereka akan diserap oleh pasar. Lagi pula GSX S tidak hanya untuk market lokal saja sob. Survei sekala global pasti sudah dilakukan tinggal penetrasi produknya saja. Mau tampil beda yo pilih produk berbeda sob 😀 .

SUZUKI NEX DATANG LAGI

1

Sekitar tahun 2011, Suzuki menghadirkan skutik entry-level lewat farian Suzuki Nex. Suzuki Nex sendiri kabarnya adalah pengganti dari Suzuki Spin yang akhirnya harus dipensiunkan. Mengusung body yang ramping dan kompak, Nex menggendong mesin 113cc dengan masih mengandalkan karburator untuk pengabutan bahan bakarnya. Nex memang dihadirkan untuk mereka yang memang membutuhkan motor tangguh untuk melibas kemacetan, lincah dan enak bermanufer, karena memang selain memiliki body yang ramping, bobot Suzuki Nex sendiri juga tergolong skutik yang ringan sob. Dihadirkan untuk melawan hegemoni Honda Beat dan juga Yamaha Mio.

Belakangan Suzuki menghadirkan generasi injeksi untuk Suzuki Nex. Dimana yang membedakan antara Nex fersi karbu dan Nex injeksi, hanya pada warna velgnya saja. Jika fersi karburator menggunakan velg berlabur hitam, maka untuk fersi injeksi Suzuki memberikan sentuhan warna silver pada velg yang menggunakan injeksi, selebihnya tak ada yang berubah dari Suzuki Nex tersebut. Namun sayang sekitar tahun 2014, saat Suzuki mulai meluncurkan Skutik anyar mereka lewat Suzuki Address, Suzuki Nex seakan terlupakan, perlahan lahan hilang mulai hilang, seakan ditelan bumi hehehehe. Suzuki menyetop penjualan sekaligus lini produksi Suzuki Nex.

2

Awal tahun 2017, saat peluncuran motor sport Suzuki GSX series, bapak Itayama selaku pimpinan Suzuki Indonesia, mengungkapkan bahwasannya Suzuki akan kembali meluncurkan skutik-entry level, dengan kembali mereborn Suzuki Nex. Banyak memang yang berharap lebih akan kehadiran Suzuki Nex tersebut. Model yang berubah atau design yang lebih freesh, dan akhirnya Nex pun kembali dihadirkan oleh Suzuki Indonesia, dan kabarnya akan hadir di ajang Jakarta fair 2017 ini, yang akan berlangsung mulai 8 Juni – 16 Juli 2017. Tampilan Suzuki Nex reborn tidak banyak perbedaan dari pendahulunya, masih menggunakan body yang sama, dan velg palang tiga. Perbedaannya hanya pada warna, yang lebih bermain minimalis, tidak ada striping, hanya tulisan Nex dan logo Suzuki. Tampilan Nex baru ini mengingatkan saya pada tampilan Suzuki Address Elegant, terlihat minimalis namun berkesan mewah. Dan perbedaan berikutnya ada pada bentuk cover knalpot, yang sepertinya menggunakan milik Suzuki Address.

Tampilan Suzuki Nex reborn sepertinya memang hanya strategi Suzuki, layaknya saat mereborn Suzuki Smash. Suzuki memang mengejar line up produknya, agar dapat mengisi kekosongan yang ada. Ibaratnya ketimbang bikin baru, butuh dana yang besar, lebih baik motor yang ada diproduksi lagi agar line up terisi, dan otomatis akan memperkaya pilihan konsumen. Biar ngak sepi sepi bangetlah kalo berkunjung ke dealer Suzuki. Suzuki Nex reborn ini kabarnya akan dilepas dikisaran harga Rp.13 jutaan…mungkin bisa lebih murah yah hehehehe. So buat yang penasaran dateng aja ke arena pekan raya Jakarta, di boothnya Suzuki.